Wanita Dari Masa Depan Yang Tertangkap Kamera di Video Charlie Chaplin 1928


http://i.okezone.com/content/2010/10/29/56/387725/DiYmD2p7mp.jpg
Bukti penemuan dari sebuah perjalanan lintas waktu diklaim telah ditemukan. Hal ini tersirat dari sebuah gambar yang tertangkap pada salah satu koleksi tambahan film Charlie Chaplin.

Pada sebuah DVD bonus dari film Charlie Chaplin berjudul 'The Circus', terdapat sebuah gambar suasana di luar gedung bioskop Grauman’s Chinese Theatre ketika pemutaran perdana film 'The Circus' ditayangkan pada tahun 1928. Dalam video tambahan tersebut seorang wanita terlihat seperti sedang menelepon, lengkap dengan gaya tangannya yang mengesankan sedang menggunakan ponsel. Demikian seperti yang dikutip dari Yahoo, Jumat, (29/10/2010).

http://www.foxnews.com/static/managed/img/Scitech/cell%20phone%20in%20Chaplin%20film_604x341.JPG

Terkejut dengan apa yang dilihat, pembuat film asal Irlandia George Clarke berkonsultasi dengan para ahli mengenai penemuannya tersebut, yang kini telah diunggah di Youtube.

Video tersebut seperti terlihat bahwa wanita tersebut sedang berbicara dengan tangan yang sedang menggengam sesuatu dan didekatkan ke telingannya. Tapi yang membuat video itu aneh adalah video tersebut direkam pada tahun 1928.

Beberapa pendapat sudah banyak yang terlontar. Jika benar wanita itu adalah seorang penjelajah waktu yang menggunakan mesin waktu, mengapa dia seperti memamerkan perangkat tersebut pada era itu? Sementara orang-orang juga menanyakan, apa alasan penjelajah waktu tersebut datang ke pemutaran perdana film Charlie Chaplin di tahun 1928?

"Beberapa orang menanyakan mengapa orang tersebut datang ke masa waktu pemutaran film Charlie Chaplin di tahun 1928? Pendapat lain menyebutkan bahwa mungkin saja (kalau memang benar) penjelajah waktu tersebut terjebak di masa waktu tersebut atau sedang iseng berjalan-jalan di kota hanya untuk melihat-lihat," ujar Clarke.




Hingga saat ini video unggahan Clarke di YouTube yang berdurasi delapan menit 27 detik itu telah dilihat oleh lebih dari 1,8 juta pengunjung. Sebelum mengunggah video, Clarke mengaku telah mengonsultasikan mengenai temuannya ini kepada sekira 100 orang. Dari jumlah tersebut hampir semuanya tidak bisa menjelaskan apa sebenarnya yang sedang dipegang oleh wanita dalam video itu.

Kakek Menikah ke-13 Kalinya Saat Berusia 123 Tahun

Usia boleh uzur, tapi pesona dan kharisma Muin (160) masih terasa kuat bagi lawan jenisnya. Begitulah yang dirasakan Maniah (64), wanita kelahiran tahun 1946.

Saat berumur 27 tahun, Maniah termasuk kembang desa. Banyak pemuda dari desa setempat ataupun desa tetangga yang mencoba menarik perhatian Maniah. Namun, tak satupun pemuda tersebut berhasil mencuri hatinya.

Siapa sangka, seorang pria yang saat itu telah berusia 123 tahun ternyata juga terpikat dengan kecantikan Maniah. Pria bernama Muin itu pun bersaing secara sehat dengan para pemuda untuk mendapatkan Maniah. Uniknya, Muin dengan segala pesona dan kharismanya mampu meluluhkan perasaan Maniah.

Setelah melakukan pendekatan, pria yang biasa disapa Aki Muin ini menyatakan cinta pada Maniah. Ia juga berniat untuk menikah ke-13 kalinya. Gayung bersambut, gadis kembang desa itu menerima cinta dan bersedia dipersunting pria kelahiran Rangkasbitung, Banten, tahun 1850 ini. Maniah juga tidak mempersoalkan status Aki Muin yang gagal mengarungi bahtera rumah tangga hingga 12 kali. Tahun 1973, pasangan ini akhirnya menggelar acara pernikahan secara sederhana.

"Saya menikah 13 kali, tapi 12 yang awal cerai semua. Menikah terakhir dengan istri saya (Maniah) saat ini, tahun 1973," kata Aki Muin, di Blambanganumpu, Waykanan, Lampung, Jumat (8/10/2010).

Menjadi istri ke-13 ternyata membawa kebahagiaan bagi Maniah. Pria yang pernah ikut menjadi tentara sukarela saat penjajahan Jepang ini, sangat bahagia karena bisa menemukan sosok pendamping yang dapat mengerti dan memahami dirinya dalam suka dan duka. Tak terasa, pasangan ini telah mengayuh biduk rumah tangga selama 37 tahun.

Maniah mengatakan, ia merasa bersyukur karena diberi umur panjang dan kebahagiaan dalam menjalani hidup bersama Aki Muin. "Sekarang umur saya 64 tahun, dan Aki Muin sudah 160 tahun," ujar Maniah.

Maniah mengaku tidak mempunyai resep tertentu untuk menjaga kesehatan Aki Muin hingga bisa mencapai usia 160 tahun. Selain karena kehendak Allah SWT, menurut Mainah kesehatan dan umur panjang Aki Muin berkat kerajinan melaksanakan salat lima waktu dan pengajian. Mungkin juga karena hanya mengonsumsi makanan jenis sayuran dan buah-buahan hasil kebun sendiri.

"Suami saya itu sangat jarang tidur. Bahkan Aki pernah tidak makan nasi selama 3 tahun. Selain itu juga, bangun untuk salat subuh rata-rata jam empat pagi, dan diakhiri mengaji. Setelah itu langsung mandi dan ke kebun," ujar Maniah

Pesan Terakhir Mbah Maridjan Kepada Anaknya

http://citranews.com/wp-content/uploads/2010/10/mrj.jpg
Sosok Mbah Maridjan dikenal keukeuh dalam menjaga amanah yang diberikan kepadanya dari almarhum Sri Sultan Hamengkubuwono IX.

Pesan untuk selalu loyal dan menjaga amanah inilah yang diturunkan almarhum kepada anaknya, Sulami.

Anak keempat Mbah Maridjan itu mengatakan, sebelum meninggal ayahnya sempat mengunjunginya ke Bekasi, Jawa Barat, untuk bersilaturahim.

“Beliau sempat mengunjungi rumah saya di Bekasi satu hari. Sebelumnya beliau juga dari Bandung untuk melayat saudaranya yang meninggal,” ujar Sulami di RS Sardjito Yogyakarta, Kamis (28/10/2010).

Sulami menuturkan pesan itu disampaikan Mbah Maridjan saat Merapi dinyatakan aktif kembali. Saat itu ayahnya sempat mengatakan bahwa dirinya siap dengan kondisi apa pun dan tidak akan meninggalkan tugasnya.

“Pesan dia sebelum meninggal itu menjaga amanah. Dia juga bilang dirinya siap dengan kondisi apa pun untuk menjalani tugas yang diembannya. Ketika itu saya tidak menghubungi Mbah Maridjan karena sudah pasrah,” paparnya.

Kondisi RS Sardjito Kamis pagi masih penuh sesak oleh ratusan masyarakat yang ingin melihat terakhir sang juru kunci Merapi tersebut.

Keadaan Bumi 3 Tahun Sebelum Munculnya Dajjal

http://www.suaramedia.com/images/stories/4berita/1-10-islam/lembah_gl.jpg

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Sudah berselang lama, kami tidak melanjutkan bahasan Dajjal, di antara tanda-tanda kiamat. Pada kesempatan kali ini, insya Allah kami akan melanjutkannya dengan memohon taufik dan ‘inayah Allah Ta’ala. Semoga bermanfaat.

Keadaan Kaum Muslimin Kala Keluarnya Dajjal

Ketika Dajjal muncul, jumlah kaum muslimin amatlah banyak dan semakin bertambah kuat.[1] Namun mendekati keluarnya Dajjal, kaum muslimin ditimpa bala’ yang amat berat. Hujan tidak kunjung turun. Tanaman pun tidak tumbuh. Sebagaimana disebutkan dalam hadits,

وَإِنَّ قَبْلَ خُرُوجِ الدَّجَّالِ ثَلاَثَ سَنَوَاتٍ شِدَادٍ يُصِيبُ النَّاسَ فِيهَا جُوعٌ شَدِيدٌ يَأْمُرُ اللَّهُ السَّمَاءَ فِى السَّنَةِ الأُولَى أَنْ تَحْبِسَ ثُلُثَ مَطَرِهَا وَيَأْمُرُ الأَرْضَ فَتَحْبِسُ ثُلُثَ نَبَاتِهَا ثُمَّ يَأْمُرُ السَّمَاءَ فِى السَّنَةِ الثَّانِيَةِ فَتَحْبِسُ ثُلُثَىْ مَطَرِهَا وَيَأْمُرُ الأَرْضَ فَتَحْبِسُ ثُلُثَىْ نَبَاتِهَا ثُمَّ يَأْمُرُ اللَّهُ السَّمَاءَ فِى السَّنَةِ الثَّالِثَةِ فَتَحْبِسُ مَطَرَهَا كُلَّهُ فَلاَ تَقْطُرُ قَطْرَةٌ وَيَأْمُرُ الأَرْضَ فَتَحْبِسُ نَبَاتَهَا كُلَّهُ فَلاَ تُنْبِتُ خَضْرَاءَ فَلاَ تَبْقَى ذَاتُ ظِلْفٍ إِلاَّ هَلَكَتْ إِلاَّ مَا شَاءَ اللَّهُ ». قِيلَ فَمَا يُعِيشُ النَّاسَ فِى ذَلِكَ الزَّمَانِ قَالَ « التَّهْلِيلُ وَالتَّكْبِيرُ وَالتَّسْبِيحُ وَالتَّحْمِيدُ وَيُجْرَى ذَلِكَ عَلَيْهِمْ مَجْرَى الطَّعَامِ

“Sesungguhnya tiga tahun sebelum munculnya Dajjal, adalah waktu yang sangat sulit, di mana manusia akan ditimpa oleh kelaparan yang sangat, Allah akan memerintahkan kepada langit pada tahun pertama untuk menahan sepertiga dari hujannya, dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan sepertiga dari tanaman-tanamannya. Dan pada tahun kedua Allah akan memerintahkan kepada langit untuk menahan dua pertiga dari hujannya dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan duapertiga dari tumbuh-tumbuhannya. Kemudian di tahun yang ketiga, Allah memerintahkan kepada langit untuk menahan semua air hujannya, maka ia tidak meneteskan setetes air pun dan Allah memerintahkan kepada bumi untuk menahan semua tanaman-tanamannya, maka setelah itu tidak dijumpai satu tanaman hijau yang tumbuh dan semua binatang yang berkuku akan mati, kecuali yang tidak dikehendaki oleh Allah." Kemudian para sahabat bertanya, "Dengan apakah manusia akan hidup pada saat itu?" Beliau menjawab, "Tahlil, takbir dan tahmid akan sama artinya bagi mereka dengan makanan."[2]

Sifat-Sifat Dajjal

Beberapa sifat Dajjal disebutkan dalam beberapa hadits berikut ini.

Dari 'Abdullah bin Umar, bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

« بَيْنَا أَنَا نَائِمٌ أَطُوفُ بِالْكَعْبَةِ ، فَإِذَا رَجُلٌ آدَمُ سَبْطُ الشَّعَرِ يَنْطُفُ - أَوْ يُهَرَاقُ - رَأْسُهُ مَاءً قُلْتُ مَنْ هَذَا قَالُوا ابْنُ مَرْيَمَ . ثُمَّ ذَهَبْتُ أَلْتَفِتُ ، فَإِذَا رَجُلٌ جَسِيمٌ أَحْمَرُ جَعْدُ الرَّأْسِ أَعْوَرُ الْعَيْنِ ، كَأَنَّ عَيْنَهُ عِنَبَةٌ طَافِيَةٌ قَالُوا هَذَا الدَّجَّالُ . أَقْرَبُ النَّاسِ بِهِ شَبَهًا ابْنُ قَطَنٍ » . رَجُلٌ مِنْ خُزَاعَةَ

"Ketika aku tidur, aku bermimpi thawaf di ka'bah, tak tahunya ada seseorang yang rambutnya lurus, kepalanya meneteskan atau mengalirkan air. Maka saya bertanya, 'Siapakah ini? ' Mereka mengatakan, 'Ini Isa bin Maryam'. Kemudian aku menoleh, tak tahunya ada seseorang yang berbadan besar, warnanya kemerah-merahan, rambutnya keriting, matanya buta sebelah kanan, seolah-olah matanya anggur yang menjorok. Mereka menjelaskan, 'Sedang ini adalah Dajjal. Manusia yang paling mirip dengannya adalah Ibnu Qaththan, laki-laki dari bani Khuza'ah.'"[3]

Dari ‘Ubadah bin Ash Shoomit, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنِّى قَدْ حَدَّثْتُكُمْ عَنِ الدَّجَّالِ حَتَّى خَشِيتُ أَنْ لاَ تَعْقِلُوا إِنَّ مَسِيحَ الدَّجَّالِ رَجُلٌ قَصِيرٌ أَفْحَجُ جَعْدٌ أَعْوَرُ مَطْمُوسُ الْعَيْنِ لَيْسَ بِنَاتِئَةٍ وَلاَ جَحْرَاءَ فَإِنْ أُلْبِسَ عَلَيْكُمْ فَاعْلَمُوا أَنَّ رَبَّكُمْ لَيْسَ بِأَعْوَرَ

“Sungguh, aku telah menceritakan perihal Dajjal kepada kalian, hingga aku kawatir kalian tidak lagi mampu memahaminya. Sesungguhnya Al Masih Dajjal adalah seorang laki-laki yang pendek, berkaki bengkok, berambut keriting, buta sebelah dan matanya tidak terlalu menonjol dan tidak pula terlalu tenggelam. Jika kalian merasa bingung, maka ketahuilah bahwa Rabb kalian tidak bermata juling.”[4]

Dari Ibnu 'Abbas, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda tentang Dajjal,

أَعْوَرُ هِجَانٌ أَزْهَرُ كَأَنَّ رَأْسَهُ أَصَلَةٌ أَشْبَهُ النَّاسِ بِعَبْدِ الْعُزَّى بْنِ قَطَنٍ فَإِمَّا هَلَكَ الْهُلَّكُ فَإِنَّ رَبَّكُمْ تَعَالَى لَيْسَ بِأَعْوَرَ

"(Dajjal) buta sebelah, putih dan berkilau, seolah kepalanya adalah (kepala) ular, dan (dia) adalah orang yang paling mirip dengan Abdul 'Uzza bin Qathan. Jika dia itu celaka dan sesat, maka ketahuilah bahwa Tuhan kalian tidaklah buta sebelah."[5]

Dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

« إِنِّى خَاتَمُ أَلْفِ نَبِىٍّ أَوْ أَكْثَرُ مَا بُعِثَ نَبِىٌّ يُتَّبَعُ إِلاَّ قَدْ حَذَّرَ أُمَّتَهُ الدَّجَّالَ وَإِنِّى قَدْ بُيِّنَ لِى مِنْ أَمْرِهِ مَا لَمْ يُبَيَّنْ لأَحَدٍ وَإِنَّهُ أَعْوَرُ وَإِنَّ رَبَّكُمْ لَيْسَ بِأَعْوَرَ وَعَيْنُهُ الْيُمْنَى عَوْرَاءُ جَاحِظَةٌ وَلاَ تَخْفَى كَأَنَّهَا نُخَامَةٌ فِى حَائِطٍ مُجَصَّصٍ وَعَيْنُهُ الْيُسْرَى كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّىٌّ مَعَهُ مِنْ كُلِّ لِسَانٍ وَمَعَهُ صُورَةُ الْجَنَّةِ خَضْرَاءُ يَجْرِى فِيهَا الْمَاءُ وَصُورَةُ النَّارِ سَوْدَاءُ تَدْخَنُ »

"Sesungguhnya aku adalah penutup dari seribu Nabi yang telah diutus, dan tidaklah ada seorang Nabi yang diutus kecuali telah memperingatkan kepada umatnya tentang Dajjal, dan sungguh aku telah diberi penjelasan berkenaan dengannya yang tidak diberikan kepada seorang pun. Sesungguhnya ia adalah seorang yang bermata juling, sedang Rabb kalian bukanlah bermata juling. Mata kanannya melotot -tidak bisa dipungkiri- seakan-akan dahak yang menempel pada tembok yang dicat, sedang mata kirinya seperti bintang yang terang. Dan aku juga diberi penjelasan tentang semua ucapan, dan gambaran surga yang berwarna hijau yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Serta gambaran neraka yang berwarna hitam berasap.”[6]

Di antara dua mata Dajjal tertulis KAFIR, sebagaimana disebutkan dalam hadits,

إِنَّهُ مَكْتُوبٌ بَيْنَ عَيْنَيْهِ كَافِرٌ يَقْرَؤُهُ مَنْ كَرِهَ عَمَلَهُ أَوْ يَقْرَؤُهُ كُلُّ مُؤْمِنٍ

“Di antara kedua matanya tertulis KAFIR yang bisa dibaca oleh orang yang membenci perbuatannya atau bisa dibaca oleh setiap orang mu`min.”[7]

Dalam hadits diceritakan mengenai Dajjal bahwa ia tidak memiliki keturunan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

هُوَ عَقِيمٌ لاَ يُولَدُ لَهُ

“Dajjal itu mandul.”[8]

Demikian penjelasan ringkas mengenai Dajjal dari beberapa hadits, terkhusus mengenai ciri-ciri Dajjal. Jika tidak ditemukan ciri-ciri demikian, maka tidak bisa disebut Dajjal Akbar yang akan muncul menjelang hari kiamat. Jadi tidak bisa kita katakan--misalnya--George Bush itu adalah Dajjal karena memang tidak ada ciri-ciri tersebut di atas.

Spesies Baru Ikan Hantu dari Palung Sedalam 7 Km

Spesies baru snailfish, jenis ikan laut dalam yang bergerak lambat seperti siput, berhasil terekam dengan kamera bawah air. Tubuhnya yang berwarna putih seluruhnya, ikan tersebut bak hantu saat ditemukan sedang berenang di kegelapan samudra pada kedalaman 7 km di palung laut perairan Peru-Cile, Samudra Pasifik bagian tenggara.
http://www.arcodiv.org/IPY_cluster/Snail_fish_400x300.jpg

"Hal yang menggoda adalah kita punya foto yang sangat jelas dari spesies itu," kata Monty Priede, Direktur Oceanlab di Universitas Aberdeen, Skotlandia. "Tidak seorang pun yang pernah melihat ini sebelumnya, dan itu tak pernah ditangkap kamera sebelumnya."

Snailfish merupakan jenis vertebrata atau hewan bertulang belakang yang hidup di perairan paling dalam. Penemuan teranyar ini menguatkan bukti bahwa banyak hewan laut dalam yang tahan terhadap kondisi ekstrim seperti suhu rendah dan tekanan tinggi.

Rekor snailfish yang paling dalam ditemukan adalah pada palung di perairan Jepang yang direkam pada tahun 2008 di kedalaman 7,7 km.


Hidup begitu jauh di bawah air, spesies yang berukuran panjang 15 cm itu mampu menahan tekanan tinggi yang setara dengan 1.600 gajah yang berdiri di atas minicooper.

"Pada level molekuler dan detail biokimianya, spesies tersebut sangat adaptif dengan lingkungannya yang bertekanan tinggi," ucap Priede, menerangkan kemampuan spesies tersebut untuk bertahan di kedalaman laut.
http://oceanexplorer.noaa.gov/explorations/05arctic/background/deepseafauna/media/snailfish_600.jpg
Ikan tersebut merupakan salah satu spesies baru yang ditemukan dalam ekspedisi hasil kerja sama antara Oceanlab Universitas Aberdeen Skotlandia, National Institute of Water and Atmospheric (NIWA) Selandia Baru, dan Universitas Tokyo Jepang baru-baru ini.

Selama tiga minggu ekspedisi, tim peneliti berhasil menangkap 6.000 gambar di palung berkedalaman 4.500 hingga 8.000 meter. Selain menemukan spesies tersebut, para peneliti juga menemukan sejumlah besar amphipod, cusk eel (sejenis belut), dan crustacea (udang-udangan) pemakan bangkai.