AC Milan
Nama Lengkap : Associazione Calcio Milan SpA
Julukan : Rossoneri atau Il Diavolo Rosso
Berdiri : 16 Desember 1899
Stadion : San Siro (85.700 orang)AC Milan
Technical staff
* Head Coach : leonardo
* Assistant Coach : Mauro Tassotti
* Goalkeeping Coaches : Villiam Vecchi, Beniamino Abate
* Fitness Coaches : Daniele Tognaccini, Giovanni Mauri
* Team Manager : Silvano Ramaccioni
* Medical Director : Jean Pierre Meersseman
* Club Doctor : Massimiliano Sala
* Physiotherapists : Giorgio Puricelli, Tomislav Vrbnjak, Sebastiano Genovese
sejarah ac milan
Sejarah AC Milan
Associazione Calcio Milan (dipanggil AC Milan atau Milan saja) adalah sebuah klub sepak bola Italia yang berbasis di Milan. Mereka bermain dengan seragam bergaris merah-hitam dan celana hitam, sehingga dijuluki rossoneri ("merah-hitam"). Milan adalah tim tersukses kedua dalam sejarah persepak bolaan Italia, menjuarai Seri A 17 kali dan Piala Italia lima kali.
Klub ini didirikan pada tahun 1899 dengan nama Klub Kriket dan Sepak bola Milan (Milan Cricket and Football Club) oleh Alfred Edwards, seorang ekspatriat Inggris. Sebagai penghormatan terhadap asal-usulnya, Milan tetap menggunakan ejaan bahasa Inggris nama kotanya ( Milan ) daripada menggunakan ejaan bahasa Italia Milano .
Stadion tim saat ini adalah Stadion San Siro yang berkapasitas 85.000 orang. Stadion ini juga dikenal dengan nama Giuseppe Meazza. Stadion ini digunakan bersama dengan Internazionale ("Inter"), klub besar lain di Milan. Suporter AC Milan menggunakan "San Siro" untuk menyebut stadion itu karena dulunya Giuseppe Meazza merupakan seorang pemain bintang bagi Inter. Tetapi, di masa mendatang, ada wacana untuk memindahkan homebase Milan ke stadion baru, seperti yang diungkapkan wakil presiden Adriano Galliani tahun 2006 lalu.
Secara sejarah, AC Milan (dipanggil dengan "Milan" saja di Italia) didukung oleh kaum pekerja dan kelas buruh di Milan (umumnya merupakan para pendatang dari daerah Italia selatan), sementara Inter lebih didukung orang-orang kaya. Meskipun begitu, pada beberapa tahun terakhir, basis pendukung telah banyak berubah. Milan kini dimiliki oleh raja media dan mantan Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi, sementara Inter dimiliki pebisnis garis tengah-kiri, Massimo Moratti . Namun begitu, basis pendukung Milan mayoritas berhaluan politik sayap kiri, berseberangan dengan Inter yang didominasi oleh pendukung yang secara tradisional berhaluan sayap kanan. Grup pendukung (ultras) yang terkenal dari Milan adalah Fossa Dei Leoni yang beraliran ekstrim kiri, dan Brigate Rossoneri yang beraliran ekstrim kanan. Menyusul keributan dengan suporter Inter pada derby musim kompetisi 2005/2006, Fossa Dei Leoni membubarkan diri secara organisasi. Meskipun begitu, massa mereka masih setia mendukung Milan di tribun khusus bagian selatan stadion San Siro bersama kelompok lain, dengan sebutan Curva Sud.
Masa kejayaan Milan di era sepakbola modern adalah pada awal dekade 90-an ketika merajai Liga Italia di bawah asuhan Arrigo Sacchi, dan diteruskan oleh Fabio Capello. Puncaknya, Milan merebut trofi Liga Champions pada tahun 1994 dengan mengalahkan Barcelona di final. Sepeninggal Capello (yang menyeberang ke Spanyol untuk melatih Real Madrid), Milan terus menurun dan baru bisa meraih gelar juara Liga Italia pada musim kompetisi 1998/1999 di bawah asuhan pelatih Alberto Zaccheroni. Karena surut gelar, Zaccheroni kemudian diganti oleh mantan pemain Milan, Carlo Ancelotti. Ancelotti membawa Milan meraih gelar juara Liga Champions pada musim 2002/2003 ketika mengalahkan Juventus lewat drama adu pinalti di Manchester, Inggris . Milan terakhir kali meraih gelar prestisus dengan merebut juara Liga Italia pada musim kompetisi 2003/2004 sekaligus menempatkan penyerang Andriy Shevchenko sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Italia. Pada musim kompetisi Liga Italia Seri A 2006/2007, Milan terkait dengan skandal calciopoli yang mengakibatkan klub tersebut harus memulai kompetisi dengan pengurangan 8 poin. Pada pertengahan musim, Milan mendatangkan mantan pemain terbaik dunia, Ronaldo dari Real Madrid untuk memperkuat armada penyerang mereka setelah penyerang muda Marco Borriello dihukum karena terbukti doping.
Ketangguhan Milan sebagai Raja Eropa kembali dibuktikan dengan merebut gelar Liga Champions musim 2006/07 setelah mengalahkan Liverpool 2-1, kedua gol kemenangan Milan dicetak oleh Fillipo Inzaghi. Ini merupakan gelar ke-7 bagi Milan di ajang kompetisi antar klub terbesar di Eropa. Kemenangan Milan juga disempurnakan oleh prestasi Kaka yang meraih gelar Top Scorer Liga Champion dengan raihan 10 gol.
Associazione Calcio Milan (dipanggil AC Milan atau Milan saja) adalah sebuah klub sepak bola Italia yang berbasis di Milan. Mereka bermain dengan seragam bergaris merah-hitam dan celana hitam, sehingga dijuluki rossoneri ("merah-hitam"). Milan adalah tim tersukses kedua dalam sejarah persepak bolaan Italia, menjuarai Seri A 17 kali dan Piala Italia lima kali.
Klub ini didirikan pada tahun 1899 dengan nama Klub Kriket dan Sepak bola Milan (Milan Cricket and Football Club) oleh Alfred Edwards, seorang ekspatriat Inggris. Sebagai penghormatan terhadap asal-usulnya, Milan tetap menggunakan ejaan bahasa Inggris nama kotanya ( Milan ) daripada menggunakan ejaan bahasa Italia Milano .
Stadion tim saat ini adalah Stadion San Siro yang berkapasitas 85.000 orang. Stadion ini juga dikenal dengan nama Giuseppe Meazza. Stadion ini digunakan bersama dengan Internazionale ("Inter"), klub besar lain di Milan. Suporter AC Milan menggunakan "San Siro" untuk menyebut stadion itu karena dulunya Giuseppe Meazza merupakan seorang pemain bintang bagi Inter. Tetapi, di masa mendatang, ada wacana untuk memindahkan homebase Milan ke stadion baru, seperti yang diungkapkan wakil presiden Adriano Galliani tahun 2006 lalu.
Secara sejarah, AC Milan (dipanggil dengan "Milan" saja di Italia) didukung oleh kaum pekerja dan kelas buruh di Milan (umumnya merupakan para pendatang dari daerah Italia selatan), sementara Inter lebih didukung orang-orang kaya. Meskipun begitu, pada beberapa tahun terakhir, basis pendukung telah banyak berubah. Milan kini dimiliki oleh raja media dan mantan Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi, sementara Inter dimiliki pebisnis garis tengah-kiri, Massimo Moratti . Namun begitu, basis pendukung Milan mayoritas berhaluan politik sayap kiri, berseberangan dengan Inter yang didominasi oleh pendukung yang secara tradisional berhaluan sayap kanan. Grup pendukung (ultras) yang terkenal dari Milan adalah Fossa Dei Leoni yang beraliran ekstrim kiri, dan Brigate Rossoneri yang beraliran ekstrim kanan. Menyusul keributan dengan suporter Inter pada derby musim kompetisi 2005/2006, Fossa Dei Leoni membubarkan diri secara organisasi. Meskipun begitu, massa mereka masih setia mendukung Milan di tribun khusus bagian selatan stadion San Siro bersama kelompok lain, dengan sebutan Curva Sud.
Masa kejayaan Milan di era sepakbola modern adalah pada awal dekade 90-an ketika merajai Liga Italia di bawah asuhan Arrigo Sacchi, dan diteruskan oleh Fabio Capello. Puncaknya, Milan merebut trofi Liga Champions pada tahun 1994 dengan mengalahkan Barcelona di final. Sepeninggal Capello (yang menyeberang ke Spanyol untuk melatih Real Madrid), Milan terus menurun dan baru bisa meraih gelar juara Liga Italia pada musim kompetisi 1998/1999 di bawah asuhan pelatih Alberto Zaccheroni. Karena surut gelar, Zaccheroni kemudian diganti oleh mantan pemain Milan, Carlo Ancelotti. Ancelotti membawa Milan meraih gelar juara Liga Champions pada musim 2002/2003 ketika mengalahkan Juventus lewat drama adu pinalti di Manchester, Inggris . Milan terakhir kali meraih gelar prestisus dengan merebut juara Liga Italia pada musim kompetisi 2003/2004 sekaligus menempatkan penyerang Andriy Shevchenko sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Italia. Pada musim kompetisi Liga Italia Seri A 2006/2007, Milan terkait dengan skandal calciopoli yang mengakibatkan klub tersebut harus memulai kompetisi dengan pengurangan 8 poin. Pada pertengahan musim, Milan mendatangkan mantan pemain terbaik dunia, Ronaldo dari Real Madrid untuk memperkuat armada penyerang mereka setelah penyerang muda Marco Borriello dihukum karena terbukti doping.
Ketangguhan Milan sebagai Raja Eropa kembali dibuktikan dengan merebut gelar Liga Champions musim 2006/07 setelah mengalahkan Liverpool 2-1, kedua gol kemenangan Milan dicetak oleh Fillipo Inzaghi. Ini merupakan gelar ke-7 bagi Milan di ajang kompetisi antar klub terbesar di Eropa. Kemenangan Milan juga disempurnakan oleh prestasi Kaka yang meraih gelar Top Scorer Liga Champion dengan raihan 10 gol.
rekor ac milan
rekor
Serie A records
* Victory: 9-0 v Palermo, February 18, 1951
* Away victory: 0-8 v Genoa, June 5, 1955
* Most points in a season (3 pts per win): 82 (2003-04, 34 games)
* Most points in a season (2 pts per win): 60 (1950-51, 38 games)
* Most victories in a season: 28 (2005-06, 38 games)
* Lowest defeats in a season: 0 (1991-92, 34 games )
* Most goals scored in a season (by team): 118 (1949-50, 38 games)
* Most goals scored in a season: 35 Gunnar Nordahl (1949-50, 38 games)
* Lowest goals against in a season (by team): 14 (1949-50, 30 games)
* Longest period without conceding a goal: 929 min. (GK : Sebastiano Rossi) begun on December 19, 1993 (2-1 v Cagliari), ended on February 27, 1994 (2-1 v Foggia)
* Longest winning streak: 10 begun on January 28, 1951 (2-0 v Sampdoria), ended on April 15, 1951 (0-0 v Bologna)
* Longest unbeaten run: 58 begun on May 26, 1991 (0-0 v Parma), ended on March 21, 1993 (0-1 v Parma)
* Most appearances: 599 Paolo Maldini (out of 831 with AC Milan)
* Most goals scored: 210 Gunnar Nordahl (out of 221 with AC Milan)
Top 10 all-time goalscorers
Gunnar Nordahl (1949-1956) 221 goals 268 apps.
Andriy Shevchenko (1999-2006) 173 298
Gianni Rivera (1960-1979) 164 658
José Altafini 161 248
Aldo Boffi 136 194
Marco van Basten (1987-1993) 124 201
Giuseppe Santagostino 106 236
Pierino Prati 102 239
Louis van Hege 98 91
Alberto Bigon (1971-1980) 90 329
Serie A records
* Victory: 9-0 v Palermo, February 18, 1951
* Away victory: 0-8 v Genoa, June 5, 1955
* Most points in a season (3 pts per win): 82 (2003-04, 34 games)
* Most points in a season (2 pts per win): 60 (1950-51, 38 games)
* Most victories in a season: 28 (2005-06, 38 games)
* Lowest defeats in a season: 0 (1991-92, 34 games )
* Most goals scored in a season (by team): 118 (1949-50, 38 games)
* Most goals scored in a season: 35 Gunnar Nordahl (1949-50, 38 games)
* Lowest goals against in a season (by team): 14 (1949-50, 30 games)
* Longest period without conceding a goal: 929 min. (GK : Sebastiano Rossi) begun on December 19, 1993 (2-1 v Cagliari), ended on February 27, 1994 (2-1 v Foggia)
* Longest winning streak: 10 begun on January 28, 1951 (2-0 v Sampdoria), ended on April 15, 1951 (0-0 v Bologna)
* Longest unbeaten run: 58 begun on May 26, 1991 (0-0 v Parma), ended on March 21, 1993 (0-1 v Parma)
* Most appearances: 599 Paolo Maldini (out of 831 with AC Milan)
* Most goals scored: 210 Gunnar Nordahl (out of 221 with AC Milan)
Top 10 all-time goalscorers
Gunnar Nordahl (1949-1956) 221 goals 268 apps.
Andriy Shevchenko (1999-2006) 173 298
Gianni Rivera (1960-1979) 164 658
José Altafini 161 248
Aldo Boffi 136 194
Marco van Basten (1987-1993) 124 201
Giuseppe Santagostino 106 236
Pierino Prati 102 239
Louis van Hege 98 91
Alberto Bigon (1971-1980) 90 329
stadion ac milan

San Siro
Lokasi : Milan, Italia
Dibangun : 1925
Dibuka : 19 September 1926
Pemilik : Balaikota Milan
Lapangan : permukaan rumput (105m x 68m)
Kapasitas : 85.700 penonton
prestasi ac milan





Prestasi AC Milan
Prestasi
* Seri A : 17 kali
o 1901, 1906, 1907, 1950-51, 1954-55, 1956-57, 1958-59, 1961-62, 1967-68, 1978-79, 1987-88, 1991-92, 1992-93, 1993-94, 1995-96, 1998-99, 2003-2004
* Piala/Liga Champions : 7 kali
o 1962-63, 1968-69, 1988-89, 1989-90, 1993-94, 2002-03, 2006-07
* Piala Italia : 5 kali
o 1966-67, 1971-72, 1972-73, 1976-77. 2002-03
* Piala Super Italia : 5 kali
o 1988, 1992, 1993, 1994, 2004
* Piala Interkontinental : 3 kali
o 1969, 1989, 1990
* Piala Super Eropa : 3 kali
o 1989, 1990, 1994
* Piala Winners : 2 kali
o 1967-68, 1972-73
* Piala Latin (Piala yang paling penting bagi klub-klub Eropa pada tahun 40-an dan 50-an. Diselenggarakan sejak 1949 hingga 1957 antara juara-juara Perancis, Italia, Portugal dan Spanyol. Kejuaraan ini menghilang setelah dimulainya Piala Champions.)
o 1951, 1956
* Piala Mitropa
o 1981/82
Babak Final
* Piala/Liga Champions
o 1957/58, 1992/93, 1994/95, 2004/5
* Piala Winners
o 1973/74
* Piala Interkontinental
o 1963, 1993, 1994, 2003
* Piala Super Eropa
o 1973, 1993,
* Piala Latin
o 1953
* Piala Italia
o 1941/42, 1967/68, 1970/71, 1974/75, 1984/85, 1989/90, 1997/98
Langganan:
Postingan (Atom)