protes petani



12913933451022414262

Lahan yang disediakan pemerintah seluas 3,9 juta Ha ditawarkan kepada pengusaha asal beberapa Negara diasia tengah untuk dikembangkan sebagai perkebunan sawit. (Kompas Sabtu 17 november 2010).

Berdasarkan data yang ada perusahaan asing dan nasional menguasai hampir 40 % tanah untuk kebun sawit, PMA asal Malaysia memiliki kebun sawit hampir 2 juta Ha, dari Riau, Medan sampai ke Kalimantan.

Tentu sebuah data yang menarik untuk dicermati, berdasarkan info dari kepala BPN (badan pertanahan nasional, pemerintah baru mempunyai lahan yang didsitribusikan untuk rakyat kecil hanya seluas 142.159 hektar untuk 389 desa di 21 propinsi.

Ingatan saya langsung pada saat perayaan hari agraria ke 50, Pak SBY menangis, terharu atas penderitaan petani dan rakyat kecil yang kesulitan mengakses tanah agar mereka berdaya secara ekonomi. Pada saat itu Pak SBY meyerahkan tanah dan sertipikatnya bagi ratusan petani Cilacap dengan luas 0,5 Ha, bagi setiap KK.

Tidak berselang lama kita juga menyaksikan pengusiran ribuan petani Jambi yang terusir karena menempati lahan eks perkebunan diKab Merangin, juga adanya kasus penembakan petani yang menanyakan tanahnya yang dirampas oleh Anak perusahaan SInar Mas Group.

Bila kita ingat petani penggarap di Kabupaten Merangin sebelum diusir oleh pemerintah, mereka berusaha dengan menyewa tanah dari rakyat setempat, menjalani hidup bertahun-tahun dengan bertanam kopi, kemudian mereka mendapatkan hasil setelah tiga tahun semenjak menanam. Lambat laun tumbuh, mandiri tanpa sentuhan pemerintah daerah dan pusat, kegigihan mereka layak kita apresiasi, karena ternyata etos kerja sangat tangguh, dan mereka mampu bertahan tanpa sentuhan pemerintah .

Sunami mentawai juga menguak sisi yang tidak kelihatan selama ini, bahwa hutan Mentawai sudah dikavling oleh para pengusaha berdasarkan keputusan dari Jakarta, dan para pengungsi kesusahan mengakses kayu untuk pembangunan rumah.

Belum lagi lagi banyaknya tanah terlantar setelah dicukur habis hutannya oleh para pengusaha kemudian ditinggalkan, berdasarkan data BPN ada 11 juta tanah terlantar dan belum bersertifikat yang dikuasai mafia tanah dan pemilik modal.

Beberapa kejadian diatas, membuat kita sadar bahwa kekayaan alam dan tanah negeri ini hanya dipertuntukan bagi pengusaha besar, bukan bagi petani lemah yang diberi akses agar mereka berdaya dan tumbuh secara mandiri. Lantas Indonesia punya siapa..?.

Saya kadang bertanya, kenapa pemerintah harus mengundang investor asing, untuk sektor-sektor yang mampu dikerjakan petani. Kenapa tidak dikasih saja lahan 3.6 juta Ha ke petani untuk menamam sawit. pemerintah tinggal menyediakan akses jalan yang bagus, bibit yang bagus dan akses terhadap sarana pertanian laiinya.

Kalaupun mau mengundang investor asing di bidang perkebunan sawit, harusnya pemerintah mengarahkan pada industri hilir, sehingga akan banyak tercipta lapangan kerja baru, dan bisa mengadopsi tehnologi yang lebih baik, tentunya devisa yang diterima juga akan lebih besar.

Semua ini butuh kerja keras, bila pemerintah punya kebijakan yang pro rakyat miskin, semuanya bisa kita kerjakan, dengan memadukan antara petani dan pengusaha, tentunya ini bisa berjalan bila semua pihak yang terkait memberikan dukungan agar rakyat miskin bisa maju dan mandiri .

Tidak sulit sebenarnya kalau pemerintah mau, petani tidak sebodoh yang dibayangkan oleh para pengambil keputusan, mereka juga anak bangsa yang mau berubah demi kehidupan yang lebih baik.

Salam Petani

gurita ajaib

yang paham akan hukum-hukum agama, jadi jika dalam tulisan saya ini ada yang salah mohon jewerlah saya.
Gurita Paul

Gurita Paul


—–

Piala dunia telah berakhir. Mata saya dini hari tidak bisa lepas dari layar televisi, hanya beberapa menit saya harus melepaskan diri dari layar itu untuk sholat subuh. Kebetulan saya di Indonesia Timur yang waktu sholat subuhnya bertepatan pada pertengahan babak ke dua.

Pertandingan menarik, menghibur dan seperti final-final piala dunia sebelumnya yang selalu menghadirkan sebuah ketegangan. Pertandingan yang bagi saya sangat seru itu akhirnya dimenangkan oleh Spanyol. Belanda harus pulang dengan kekecewaan dan diiringi tangisan pendukungnya, mungkin tangisan paling keras adalah tangisan orang-rang yang kalah taruhan hingga berjuta-juta.

Meskipun jam tidur saya lebih sedikit dibanding hari-hari biasa, saya tetap harus berangkat kerja hari ini. Saat saya keluar kamar menuju kantor, bertemu dengan beberapa tetangga saya dan sudah bisa saya pastikan mereka membahas final piala dunia yang telah selasai beberapa jam yang lalu. Namun saya sedikit keheranan dengan fenomena orang-orang yang ada disekitar saya itu.

Saya punya bayangan mereka akan membahas bagaimana Spayol bisa berhasil menaklukkan Belanda, mereka akan membahas tentang Robben, Villa, Puyol atau tentang strategi serangannya. Akan tetapi semua bayangan saya itu tidaklah benar, yang mereka diskusikan ternyata Paul sang gurita itu.

Gurita fenomenal itu memang sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dari piala dunia ini. Pemenang piala dunia kali ini tidak hanya Spanyol, tapi juga Gurita Paul. Tebakan-tebakan hewan tak bertulangbelakang ini hampir seluruhnya tepat. Hampir semua orang bertanya-tanya akan keanehan ini.

Banyak yang sudah membahas, banyak juga yang sudah menelitinya dan mengilmiah-ilmiahkan kejadian ini. Ada yang bilang gurita itu memilih berdasarkan warna bendera yang dipasang dalam kotak itu, bahwa gurita lebih “menyukai” warna terang dan banyak lagi fakta-fakta ilmiah lain yang coba dijabarkan. Namun tidak ada satupun ilmuwan mampu menjelaskan kenapa seekor gurita mampu menebak siapa pemenang suatu pertandingan. Jawaban paling lazim kita dengar adalah itu semua kebetulan.

Bahwa dalam ilmu hitungan peluang, setiap kotak memiliki peluang satu dibanding dua. Dan itu tidak ada hubungannya sama sekali dengan apa yang terjadi dilapangan. Pilihan gurita itu dipengaruhi oleh kebiasaan, dan “kultur ilmiah” dari gurita itu sendiri, misalnya tentang kenyataan bahwa gurita menyukai warna terang dan lain sebagainya. Dan saya sendiri juga sering iseng bertanya, kata siapa gurita suka warna terang? Emangnya gurita pernah ngomong?

Mungkin juga karena tidak adanya data ilmiah tentang hubungan antara pilihan gurita dengan apa yang terjadi di lapangan, kesimpulan orang-orang berilmu adalah fenomena gurita itu adalah tahayul dan beberapa orang ahli hukum agama mengatakan bahwa mempercayai gurita itu haram.

Ada satu hal yang kemungkinan besar orang lupakan. Kita lupa bertanya kepada Tuhan, sebenarnya apa mau-Nya dengan si Gurita ini. Sebagian besar dari kita sibuk melakukan riset ilmiah dan investigasi akademik tentang binatang bertentakel ini. Kita terlalu jumawa akan pengetahuan kita ini, sombongnya minta ampun.

Tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada para ulama dan kiai yang telah mengharamkan percaya kepada gurita, saya sedikit ingin mengusulkan, sebaiknya fatwa haram terhadap ramalan gurita itu diiringi dengan fatwa haram terhadap “ramalan” Bung Kunaini, Bung Ropan, Danur Windo dan komentator-komentator lainnya itu.

Kenapa saat Gurita dipercaya dikatakan haram namun ketika Bung Kusnaini memberikan gambaran tekhnis tentang pertandingan yang akan berlangsung dikatakan halal? Bukankan Bung Kus juga sedang menebak layaknya sang gurita? Bedanya adalah apa yang dikatakan Bung Kus itu bisa kita cerna menggunakan akal kita sementara sang gurita tidak bisa menjelaskan seacara ilmiah?

Ini hampir sama dengan fenomena Ponari. Rame-rame kita musrik-musrikkan orang yang ngantri di Ponari, namun kita halalkan orang yang antri di dokter kepercayaannya, padahal banyak yang antri dokter itu sedang mengharapkan untuk disembuhkan oleh dokter, sementara yang antri di Ponari banyak juga yang datang karena “kagum” akan kekuasaan Tuhan.

Kita ini dilarang bertahayul ria oleh Tuhan, namun tuhan koq “iseng” dengan menghadirkan gurita ini. Silahkan kita temukan jawaban dan tafsirkan sendiri-sendiri tentang apa sebenarnya kemauan Tuhan ini. []

पेंयाकित गाक mutu

6. MEMAKAI PAKAIAN TEBAL / SELIMUT KETIKA DEMAM

FAKTA :

Pakaian tebal/ selimut akan menaikan suhu tubuh. Suhu yang sangat tinggi (39 derajat atau lebih) pada anak-anak bisa menyebabkan kejang-kejang.

Disarankan untuk mengenakan pakaian tipis meskipun tubuh terasa dingin.

5. KALAU DEMAM TIDAK BOLEH MANDI

FAKTA :

Dengan mandi ketika demam dapat menurunkan suhu tubuh yang sedang meningkat. Tetapi, kalau demam disertai dengan rasa menggigil, mandi dengan air hangat akan lebih baik atau kompres dengan air hangat.

4. MANDI MALAM HARI MENYEBABKAN REMATIK

FAKTA :

Hal ini tidak benar. Kalau kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan memerlukan mandi untuk kebersihan, tidak ada masalah mesdkipun mandi malam hari. Tetapi pada penderita rematik, dianjurkan mandi dengan air hangat.

3. PENDERITA CACAR AIR ATAU CAMPAK TIDAK BOLEH MANDI

FAKTA :

Hal ini malah bertentangan dengan prinsip medis, dimana pada penderita penyakit cacar air atau campak dengan kelainan pada kulit yang menyeluruh, justru harus menjaga kebersihan kulit dengan mandi lebih sering agar perluasan penyakit dapat dicegah, disamping menggunakan obat.

2. ANGIN DUDUK HARUS DIKEROK ATAU DIPIJAT

FAKTA :

Apabila menderita angin duduk, jangan dipijat atau dikerok. Kejadian orang yang meninggal ketika dipijat, menunjukkan betapa penangan yang salah dapat berakibat fatal. Hal yang harus dilakukan adalah : Pemberian oksigen dan obat serta tindakan diagnostik khusus. Ini mungkin merupakan gejala awal serangan jantung berat akibat sumbatan darah keseluruh tubuh.

1.MASUK ANGIN HARUS DIKEROK

FAKTA :

Kerokan ternyata bukan pertanda anginnya keluar, melainkan pecahnya pembuluh kapiler tepi yang berada dikulit. Tidak mengherankan, jika beberapa waktu setelah kerokan, gejala-gejala masuk angin akan kembali terjadi. Kerokan akan menimbulkan rasa sakit, tapi karena sudah ada rasa sakit atau pegal otot, maka dengan rangsangan sakit yang baru akan menimbulkan rasa seolah-olah rasa sakit pertama berkurang atau "terlupakan".

10 Jembatan Terpanjang di Dunia

Kebanyakan jembatan di dunia ini hanyalah menghubungkan dua wilayah darat yang dipisahkan oleh sungai yang lebarnya bahkan tak mencapai 100 meter. Tapi semakin maju akal manusia, makin maju pula peradaban manusia, tak terkecuali dalam teknologi pembuatan jembatan, kini manusia bahkan bisa membuat jembatan yang panjangnya bahkan bisa mencapai berkilo-kilo meter.bahkan di daftar ini ada jembatan yang panjangnya bisa sampai 30 kiloan, ga percaya? silahkan lihat ini... Berikut adalah daftar 10 jembatan terpanjang dunia :

10. Seven-mile bridge, Panjang 10.887 M menghubungkan antara Teluk Meksiko dengan daratan di Florida Amerika Serikat


9. San Mateo - Bridge Hayoard, Panjang 11.265 M, melintasi teluk California, San Franscisco Amerika.


8. Union Bridge, Panjang 12.900 M, menghubungkan antara pulau Prince Edward dengan dataran New Brunswick di Kanada.


7. Rio Bridge - Niteroi, Panjang 13.290 M, Menghubungkan kota Rio de Janeiro di Brazil dan Niteroi.


6. Penang Bridge, Panjang 13.500 M, menghubungkan antara Pulau Penang dan daratan Malaysia.


5. Vasco da Gama bridge, Panjang 17.200 M, jembatan terpanjang di daratan Eropa yang melintasi sungai-sungai di kota Lisbon Purtugal


4. Chesapeake Bay Bridge, Panjang 24.140 M, melintasi teluk Chesepake di Maryland Amerika.


3. King Fahd Causeway, Panjang M, melintasi bendungan yang menghubungkan antara Saudi Arabia dan Bahrain.


2. Bridge donghai, Panjang 32.500 M, Jembatan terpanjang di Asia dan juga jembatan terpanjang yang melintasi lautan, terletak di Shanghai China.


1. Lake pontchartrain, Panjang 38.420 M terdapat di Lousiana New Orleans, Amerika.


25 Kota Paling Kotor di Dunia.

[Dah Dilihat Kali]
No. 25: Port Harcourt, Nigeria

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 46,8

Masalah dengan pembuangan sampah terus mencemari sungai-sungai Nigeria, terutama yang mempengaruhi penduduk di Port Harcourt. Daerah ini tidak memiliki strategi untuk mencegah tumpahan minyak dan pencemaran, dan metode-metode pembersihan setelah bencana memerlukan perbaikan yang signifikan.

No. 24: New Delhi, India

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 46,6

Anda akan menemukan hampir semua kehidupan laut kecuali di New Delhi Sungai Yamuna. Sampah dan aliran limbah secara bebas, menciptakan lingkungan yang kaya untuk pertumbuhan penyakit terbawa air memberikan kontribusi ke tingkat yang sangat tinggi morbiditas bayi.

No. 23: Maputo, Mozambique

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 46,3

Terletak di Samudra Hindia, negara Afrika Timur Mozambik menderita dari kurangnya proses sanitasi - sekutu spesifik kurangnya sistem pembuangan limbah padat maupun pengolahan limbah. Ibukota Maputo merasakan konsekuensi terburuk ini. Tumpukan sampah garis jalan, dan limbah di sungai tersebut terlihat tebal.

No. 22: Luanda, Angola

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 45,2

Terletak di pantai Angola dengan Samudra Atlantik di barat, Luanda adalah kota pelabuhan terbesar. Studi dari beberapa instansi, termasuk UNICEF dan Oxfam, menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk di Luanda air minum kualitas berbahaya miskin dan dalam beberapa kasus. Sebagian besar ini sebagian penduduknya tinggal di pemukiman yang disebut musseques dibangun di atas sampah mengeras. Air datang ke pemukiman ini di tangki swasta, yang secara konsisten menunjukkan tingkat tentang kaporit. Air kondisi seperti ini hanya melayani untuk meningkatkan epidemi kolera tahun 2006.

No. 21: Niamey, Niger

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 45

Sungai Niger Basin, rumah bagi ibukota Niger, Niamey, adalah limbah dari polusi dan limbah. Di negara dengan total populasi hanya dibawah 14 juta, harapan hidup sehat pada waktu lahir adalah 35 untuk pria dan 36 untuk wanita, sebagian berkat sanitasi yang buruk dan air minum. Sekitar satu dari empat anak-anak dibesarkan di sini akan mati sebelum usia 5, Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan.

No. 20: Nouakchott, Mauritania

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 44,7

Terletak di Afrika utara, Mauritania duduk di Samudera Atlantik Utara antara Senegal dan Sahara Barat. Nouakchott, ibukota negara, terletak di pantai barat. Karena iklim gurun-seperti, kekeringan dan pengelolaan air merupakan isu penting bagi negara. deposito minyak lepas pantai dan bijih besi menjadi peluang utama negara industri, namun sebagian besar penduduk bergantung pada pertanian.

No. 19: Conakry, Guinea Republic

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 44,2

Harapan hidup, morbiditas bayi, dan persentase penduduk yang memiliki akses terhadap air yang aman yang teramat rendah untuk Conakry, ibukota Republik Guinea. Sebelumnya Bank Dunia inisiatif di Conakry difokuskan pada penyediaan air dan sanitasi tidak terbukti sangat sukses.

No. 18: Lome, Togo

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 44,1

Lome, ibukota Togo, duduk di dekat perbatasan barat daya negara dengan Ghana. Air dan pengelolaan limbah telah menjadi salah satu masalah utama negara sebagai persentase besar penduduk terus hidup tanpa akses ke air yang diperbaiki atau sanitasi. banjir luas di Togo hanya memperbesar masalah.

No. 17: Pointe Noire, Congo

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 43,8

Kongo kota kedua dalam daftar menderita banyak polutan yang sama sebagai kota tetangga, polusi Brazzaville--udara dari emisi kendaraan bermotor dan pencemaran air yang tak terkendali dari massa bongkar muat limbah dalam penyediaan air baku kota. Menurut WorldFactBook CIA, sekitar 70% dari penduduk hidup baik di Kongo Brazzaville atau Pointe Noire atau sepanjang jalur kereta api, yang menghubungkan keduanya.

No. 16: Bamako, Mali

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 43,7

Bamako, ibukota Mali, dan kota terbesar terletak di Sungai Niger. Pertumbuhan penduduk yang cepat, ditambah dengan polusi perkotaan tak terkendali, adalah salah satu tantangan kesehatan dan sanitasi menghadapi banyak modal. Beberapa kekeringan telah menyebabkan migrasi dari daerah pedesaan ke perkotaan lingkungan ibukota, yang hanya menyebabkan masalah lebih banyak air manajemen.

No. 15: Ouagadougou, Burkina Faso

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 43,4

Sebuah studi Bank Dunia baru-baru ini menunjukkan bahwa kanker dan tingkat penyakit pernapasan yang sampai karena polusi udara meningkat di Ouagadougou, ibukota Burkina Faso. Peningkatan tingkat benzena, dari bensin sepeda motor, dan peningkatan partikel debu, sebesar rata-rata hampir tiga kali batas sehat WHO-lain, berkontribusi terhadap angka-angka ini meningkat. Di kota yang ditandai dengan musim hujan, manajemen limbah dan sanitasi juga menghadapi tantangan.

No. 14: Moscow, Russia

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 43,2

Di kota di mana Anda dapat membayar $ 3.000 per bulan untuk sebuah apartemen yang bahkan tidak memiliki air bersih, Moskow juga memiliki tingkat polusi udara yang mengganggu, yang menyajikan ketegangan sehari-hari pada kesehatan paru-paru.

No. 13: Bangui, Central African Republic

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 42,1

Bangui, ibukota Republik Afrika Tengah, menghadapi tantangan air dan sanitasi yang mirip dengan ibukota negara-negara tetangganya. Seorang penduduk meningkat cepat, ditambah dengan kurangnya limbah yang memadai dan pengelolaan air, tempat menekankan pada ibukota.

No. 12: Dar es Salaam, Tanzania

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 40,4

Ibukota negara Afrika timur ini terus tumbuh populationwise, menempatkan stres di program sanitasi kota. limbah padat, memasuki Sungai Msimbazi, memberikan kontribusi untuk penyakit menular menyebar luas di kalangan penduduk ..

No. 11: Ndjamena, Chad

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 39,7

Ndjamena, ibu kota Chad, menghadapi tantangan pengelolaan air multi-faceted. Sebuah situs utama untuk perhatian di sini adalah Cekungan Konvensional Danau Chad, di mana perikanan utama negara sangat tergantung. Juga penting - masuknya terus-menerus pertumbuhan penduduk, dipercepat oleh migrasi tetangga pengungsi Sudan dari Darfur, yang menempatkan sebuah galur tak terduga pada pengelolaan air.

No. 10: Brazzaville, Congo

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 39,1

polusi udara dari emisi, kekurangan air minum dan pencemaran air di kota ini dari kotoran mentah berkontribusi ke daftar binatu kesehatan dan sanitasi keprihatinan untuk Brazzaville, ibukota Kongo. Setiap pers ini atas harapan hidup penduduk setempat.

No. 9: Almaty, Kazakhstan

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 39,1

Pernikahan berbasis industri perminyakan dan perlindungan memadai terhadap pencemaran menata panggung untuk krisis lingkungan di kota ini. kotor dan penuh limbah beracun memerlukan harga yang sangat besar untuk perbaikan dan harga yang lebih besar untuk diabaikan.

No. 8: Baghdad, Iraq

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 39

Miskin kualitas air di Baghdad mengancam untuk memperburuk transmisi penyakit terbawa air di kota. Fatal wabah kolera melanda beberapa provinsi di negeri ini, termasuk Baghdad dari Agustus 2007 sampai Desember 2007. United Nations Environment Programme (UNEP) juga mengatakan polusi udara, yang dihasilkan dari minyak yang terbakar dan diperburuk oleh perang, merupakan alasan untuk kekhawatiran.

No. 7: Mumbai, India

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 38,2

Pemerintah India berharap untuk mengubah Mumbai kembali menjadi sebuah metropolis yang berkembang setelah penurunan ekonomi baru-baru ini. Sebuah laporan sektor swasta baru-baru ini, Visi Mumbai, perubahan yang diusulkan di bidang infrastruktur, pengendalian polusi dan strategi pertumbuhan ekonomi, yang berdampak pada pencarian sekitar $ 1 miliar bantuan dari pemerintah India.

No. 6: Addis Ababa, Ethiopia

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 37,9

Addis Ababa, ibukota Ethiopia, wajah salah satu masalah sanitasi terburuk di kedua benua Afrika dan juga di dunia. Kurangnya program-program sanitasi yang memadai mengakibatkan kematian bayi, harapan hidup rendah dan transmisi penyakit terbawa air.

No. 5: Mexico City, Mexico

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 37,7

Mexico City, ibukota Meksiko, dan ibukota polusi udara Amerika Utara, estimasi emisi ozon tidak sehat hampir 85% tahun ini. lokasi geografis Meksiko - di tengah sebuah kawah gunung berapi dan dikelilingi oleh pegunungan - hanya berfungsi untuk mengunci di polusi udara, yang menyebabkan kabut asap untuk duduk di atas kota.

No. 4: Port au Prince, Haiti

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 34

Kekerasan negara dan korupsi politik terinspirasi dengan baik didokumentasikan. Sama-sama berbahaya: udara dan air. Melayani sebagai salah satu pelabuhan utama di pulau Hispaniola, Port au Prince merupakan pusat pembangunan ekonomi Haiti. Kurangnya kontrol polusi, bagaimanapun, memberikan kontribusi terhadap masalah lingkungan yang dihadapi luas kota Haiti.

No. 3: Antananarivo, Madagascar

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 30,1

Madagaskar, terletak di pantai tenggara Afrika di Samudra Hindia, membuat daftar tahun ini dengan ibukota, Antananarivo. Terkenal ragam flora dan fauna yang unik, Madagaskar sering disebut sebagai benua kedelapan di dunia, tapi dampak dari populasi manusia dengan cepat meninggalkan jejak mereka.

No. 2: Dhaka, Bangladesh

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 29,6

Terletak di Asia selatan, antara Burma dan India, Dhaka, ibukota Bangladesh pertempuran dengan ancaman pencemaran air. Permukaan air sering tebal dengan penyakit dan polusi dari penggunaan pestisida komersial. Dengan diperkirakan 150.000.000 orang yang tinggal di daerah yang relatif kecil, membersihkan masalah tidak akan mudah.

No. 1: Baku, Azerbaijan

Mercer Kesehatan dan Sanitasi Nilai Indeks: 27,6

Dikelilingi oleh Iran, Georgia, Rusia dan Armenia di Laut Kaspia, Azerbaijan telah lama hub minyak. Akibatnya, Baku, ibukota, menderita dari tingkat yang mengancam hidup dari polusi udara yang dipancarkan dari pengeboran minyak dan pengiriman.