100 Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Sepakbola Real Madrid



100 Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Sepakbola Real Madrid
14. March 2008, 6:16 UhrStars, Spanish Primera Liga, Real MadridAdi Wirasta
MADRID TERBAIK MADRITITAS

Jika anda pecinta Madrid sejati, tidak ada salahnya anda berpartisipasi dalam survey yang diadakan oleh RealMadrid.Com. Survey ini ditujukan bagi Madridistas untuk memilih siapa yang anda percaya sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah Klub Sepakbola Real Madrid.

Mari kita simak sejenak hasil sementara. Pemain terbaik sepanjang masa diraih oleh Zidane dengan 7.440 suara. Setuju? Pasti. Dan tidak heran jika Zidane menorehkan suara tertinggi. Pencapaiannya di Real Madrid memang fenomenal. Setelah di transfer dari Juventus, Zidane langsung membawa Madrid juara Champions.


Pilihan kedua jatuh pada Almarhum Di Stefano. Jika kita menyaksikan video aksi-aksi Di Stefano, rasanya tidak mungkin kalau dia bukan pilihan Madridistas. Kuat dan lincah dilapangan. Dan berhasil memboyong tropi yang tidak sedikit untuk Real Madrid.

Yang mengejutkan, peringkat Luis Figo masih dibawah Ronaldo. Padahal, hemat saya, Luis Figo lebih banyak membantu Real Madrid memberikan tropi daripada Ronaldo.

Dan yang lebih mengejutkannya lagi, tidak adanya Beckham dalam 100 pemain terbaik sepanjang sejarah Klub Sepakbola Real Madrid. Di dalam survey pun tidak ada sama sekali nama David Beckham untuk kategori 2000-2008. Kenapa? Padahal, dia dan Ronaldo sama-sama membantu Madrid memboyong satu tropi La Liga, walau beda tahun.

Ok, sekarang mari kita lihat daftar lengkap 100 pemain terbaik sepanjang sejarah Klub Sepakbola Real Madrid sampai tanggal 12 Maret.

*1* Zidane *7.440*
*2* Di Stéfano *7,091*
*3* Raúl *6,949*
*4* Bernabéu *6,933*
*5* Casillas *6,882*
*6* Roberto Carlos *6,731*
*7* Butragueño *6,287*
*8* Hierro *6,184*
*9* Hugo Sánchez *5,951*
*10* Puskas *5,792*
*11* Ricardo Zamora *5,442*
*12* Redondo *5,219*
*13* Pirri *5,062*
*14* Camacho *5,042*
*15* Santillana *4,761*
*16* Juanito *4,672*
*17* Del Bosque *4,533*
*18* Gento *4,514*
*19* Amancio *4,227*
*20* Pahiño *4,225*
*21* Miguel Muñoz *3,872*
*22* Sergio Ramos *3,718*
*23* Molowny *3,664*
*24* Zamorano *3,604*
*25* Schuster *3,423*
*26* Laudrup *3,416*
*27* Sanchis *3,399*
*28* Sanchís Martínez *3,336*
*29* Ronaldo *3,272*
*30* Figo *3,265*
*31* Mijatovic *3,176*
*32* Buyo *3,004*
*33* Quincocés *2,976*
*34* Guti *2,598*
*35* Stielike *2,588*
*36* Valdano *2,574*
*37* Zoco *2,511*
*38* Monjardín *2,437*
*39* Santamaría *2,430*
*40* Seedorf *2,388*
*41* Quesada *2,113*
*42* Michel *2,102*
*43* Emilín *2,077*
*44* Suker *1,986*
*45* Van Nistelrooy *1,955*
*46* Joaquín Navarro *1,950*
*47* René Petit *1,903*
*48* Félix Pérez *1,882*
*49* Velázquez *1,876*
*50* Ipiña *1,873*
*51* Sabino Barinaga *1,872*
*52* Kopa *1,850*
*53* Eulogio Aranguren *1,836*
*54* Grosso *1,732*
*55* Gordillo *1,517*
*56* Luis Regueiro *1,515*
*57* Samitier *1,514*
*58* Lecue *1,503*
*59* García Remón *1,393*
*60* Gaspar Rubio *1,357*
*61* Breitner *1,348*
*62* Corona *1,313*
*63* Marquitos *1,261*
*64* José Bañón *1,255*
*65* Martín Vázquez *1,251*
*66* Lazcano *1,227*
*67* Gallego *1,210*
*68* Juanito Alonso *1,179*
*69* Sotero Aranguren *1,168*
*70* Machinbarrena *1,156*
*71* Rial *1,155*
*72* Morientes *1,151*
*73* Chendo *1,098*
*74* Benito *1,083*
*75* Zárraga *1,078*
*76* José María Peña *1,067*
*77* Ciriaco *1,066*
*78* Miguel Ángel *1,038*
*79* Evaristo *924*
*80* Didí *836*
*81* Betancort *831*
*82* Netzer *815*
*83* Miera *804*
*84* De Felipe *761*
*85* Luis del Sol *744*
*86* Bueno *742*
*87* Cunningham *695*
*88* Vicente *648*
*89* Luis Olaso *591*
*90* Cannavaro *571*
*91* José Luis *528*
*92* Santisteban *441*
*93* Helguera *359*
*94* San José *342*
*95* Agustín *341*
*96* Alfonso *283*
*97* Alkorta *271*
*98* Salgado *263*
*99* Marsal *260*
*100* Milla *132*

ac milan

AC Milan


Nama Lengkap : Associazione Calcio Milan SpA
Julukan : Rossoneri atau Il Diavolo Rosso
Berdiri : 16 Desember 1899
Stadion : San Siro (85.700 orang)AC Milan



Technical staff

* Head Coach : leonardo
* Assistant Coach : Mauro Tassotti
* Goalkeeping Coaches : Villiam Vecchi, Beniamino Abate
* Fitness Coaches : Daniele Tognaccini, Giovanni Mauri
* Team Manager : Silvano Ramaccioni
* Medical Director : Jean Pierre Meersseman
* Club Doctor : Massimiliano Sala
* Physiotherapists : Giorgio Puricelli, Tomislav Vrbnjak, Sebastiano Genovese

sejarah ac milan

Sejarah AC Milan


Associazione Calcio Milan (dipanggil AC Milan atau Milan saja) adalah sebuah klub sepak bola Italia yang berbasis di Milan. Mereka bermain dengan seragam bergaris merah-hitam dan celana hitam, sehingga dijuluki rossoneri ("merah-hitam"). Milan adalah tim tersukses kedua dalam sejarah persepak bolaan Italia, menjuarai Seri A 17 kali dan Piala Italia lima kali.

Klub ini didirikan pada tahun 1899 dengan nama Klub Kriket dan Sepak bola Milan (Milan Cricket and Football Club) oleh Alfred Edwards, seorang ekspatriat Inggris. Sebagai penghormatan terhadap asal-usulnya, Milan tetap menggunakan ejaan bahasa Inggris nama kotanya ( Milan ) daripada menggunakan ejaan bahasa Italia Milano .

Stadion tim saat ini adalah Stadion San Siro yang berkapasitas 85.000 orang. Stadion ini juga dikenal dengan nama Giuseppe Meazza. Stadion ini digunakan bersama dengan Internazionale ("Inter"), klub besar lain di Milan. Suporter AC Milan menggunakan "San Siro" untuk menyebut stadion itu karena dulunya Giuseppe Meazza merupakan seorang pemain bintang bagi Inter. Tetapi, di masa mendatang, ada wacana untuk memindahkan homebase Milan ke stadion baru, seperti yang diungkapkan wakil presiden Adriano Galliani tahun 2006 lalu.

Secara sejarah, AC Milan (dipanggil dengan "Milan" saja di Italia) didukung oleh kaum pekerja dan kelas buruh di Milan (umumnya merupakan para pendatang dari daerah Italia selatan), sementara Inter lebih didukung orang-orang kaya. Meskipun begitu, pada beberapa tahun terakhir, basis pendukung telah banyak berubah. Milan kini dimiliki oleh raja media dan mantan Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi, sementara Inter dimiliki pebisnis garis tengah-kiri, Massimo Moratti . Namun begitu, basis pendukung Milan mayoritas berhaluan politik sayap kiri, berseberangan dengan Inter yang didominasi oleh pendukung yang secara tradisional berhaluan sayap kanan. Grup pendukung (ultras) yang terkenal dari Milan adalah Fossa Dei Leoni yang beraliran ekstrim kiri, dan Brigate Rossoneri yang beraliran ekstrim kanan. Menyusul keributan dengan suporter Inter pada derby musim kompetisi 2005/2006, Fossa Dei Leoni membubarkan diri secara organisasi. Meskipun begitu, massa mereka masih setia mendukung Milan di tribun khusus bagian selatan stadion San Siro bersama kelompok lain, dengan sebutan Curva Sud.

Masa kejayaan Milan di era sepakbola modern adalah pada awal dekade 90-an ketika merajai Liga Italia di bawah asuhan Arrigo Sacchi, dan diteruskan oleh Fabio Capello. Puncaknya, Milan merebut trofi Liga Champions pada tahun 1994 dengan mengalahkan Barcelona di final. Sepeninggal Capello (yang menyeberang ke Spanyol untuk melatih Real Madrid), Milan terus menurun dan baru bisa meraih gelar juara Liga Italia pada musim kompetisi 1998/1999 di bawah asuhan pelatih Alberto Zaccheroni. Karena surut gelar, Zaccheroni kemudian diganti oleh mantan pemain Milan, Carlo Ancelotti. Ancelotti membawa Milan meraih gelar juara Liga Champions pada musim 2002/2003 ketika mengalahkan Juventus lewat drama adu pinalti di Manchester, Inggris . Milan terakhir kali meraih gelar prestisus dengan merebut juara Liga Italia pada musim kompetisi 2003/2004 sekaligus menempatkan penyerang Andriy Shevchenko sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Italia. Pada musim kompetisi Liga Italia Seri A 2006/2007, Milan terkait dengan skandal calciopoli yang mengakibatkan klub tersebut harus memulai kompetisi dengan pengurangan 8 poin. Pada pertengahan musim, Milan mendatangkan mantan pemain terbaik dunia, Ronaldo dari Real Madrid untuk memperkuat armada penyerang mereka setelah penyerang muda Marco Borriello dihukum karena terbukti doping.

Ketangguhan Milan sebagai Raja Eropa kembali dibuktikan dengan merebut gelar Liga Champions musim 2006/07 setelah mengalahkan Liverpool 2-1, kedua gol kemenangan Milan dicetak oleh Fillipo Inzaghi. Ini merupakan gelar ke-7 bagi Milan di ajang kompetisi antar klub terbesar di Eropa. Kemenangan Milan juga disempurnakan oleh prestasi Kaka yang meraih gelar Top Scorer Liga Champion dengan raihan 10 gol.

rekor ac milan

rekor

Serie A records

* Victory: 9-0 v Palermo, February 18, 1951
* Away victory: 0-8 v Genoa, June 5, 1955
* Most points in a season (3 pts per win): 82 (2003-04, 34 games)
* Most points in a season (2 pts per win): 60 (1950-51, 38 games)
* Most victories in a season: 28 (2005-06, 38 games)
* Lowest defeats in a season: 0 (1991-92, 34 games )
* Most goals scored in a season (by team): 118 (1949-50, 38 games)
* Most goals scored in a season: 35 Gunnar Nordahl (1949-50, 38 games)
* Lowest goals against in a season (by team): 14 (1949-50, 30 games)
* Longest period without conceding a goal: 929 min. (GK : Sebastiano Rossi) begun on December 19, 1993 (2-1 v Cagliari), ended on February 27, 1994 (2-1 v Foggia)
* Longest winning streak: 10 begun on January 28, 1951 (2-0 v Sampdoria), ended on April 15, 1951 (0-0 v Bologna)
* Longest unbeaten run: 58 begun on May 26, 1991 (0-0 v Parma), ended on March 21, 1993 (0-1 v Parma)
* Most appearances: 599 Paolo Maldini (out of 831 with AC Milan)
* Most goals scored: 210 Gunnar Nordahl (out of 221 with AC Milan)


Top 10 all-time goalscorers
Gunnar Nordahl (1949-1956) 221 goals 268 apps.
Andriy Shevchenko (1999-2006) 173 298
Gianni Rivera (1960-1979) 164 658
José Altafini 161 248
Aldo Boffi 136 194
Marco van Basten (1987-1993) 124 201
Giuseppe Santagostino 106 236
Pierino Prati 102 239
Louis van Hege 98 91
Alberto Bigon (1971-1980) 90 329

stadion ac milan


San Siro


Lokasi : Milan, Italia

Dibangun : 1925

Dibuka : 19 September 1926

Pemilik : Balaikota Milan

Lapangan : permukaan rumput (105m x 68m)

Kapasitas : 85.700 penonton